Sabtu, 04 November 2017

Takut Gagal? Ini Dia Tips-Tips Membuat Kue Untuk Pemula

November 04, 2017 0 Comments

source: google images


“Membuat kue tidak semudah yang dibayangkan”

Sebagian orang merasa takut membuat kue karena sering mengalami kegagalan. Nah, bila Anda tidak ingin gagal membuat kue ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Hal-hal kecil yang sering terlupakan. Misalkan penggunaan api yang terlalu besar, pemilihan tepung yang salah. Nah, berikut ini beberapa tips yang bisa diaplikasikan dalam membuat kue :

 11 Tips Anti Gagal dalam Membuat Kue


1.       Baca dan Pahami Resep.


Sebelum membuat kue, hal yang paling penting adalah mengetahui resep. Saat membaca resep sering kali pembaca hanya melihat sekilas atau membaca saat melakukannya. Hal tersebut tentunya keliru karena sering kali ada beberapa bahan atau step yang tertinggal. Tentunya akan berakibat fatal pada hasil kue yang akan dibuat. 


Resep harus dibaca dengan perlahan. Ingat bahan dan alat-alat yang diperlukan dan jangan sampai ada yang terlewat. Baca step dengan teliti sehingga saat eksekusi nanti tidak ada yang tertinggal.

Jangan sekali-kali merubah resep kalau belum mahir kalau tidak ingin kue yang akan dibuat gagal.

2.       Kenali Bahan Yang Diperlukan

Setelah memahami resep, kenali bahan-bahan yang diperlukan. Contohnya tepung, tepung memiliki beragam jenis yang kegunaannya juga berbeda. Ingat untuk menyesuaikan jenis bahan dengan jenis kue yang Anda buat. Jika Anda salah memilih bahan tentu hasil nya tidak akan sesuai dengan ekspektasi :D. Maka dari itu, kenali terlebih dahulu bahan-bahan yang diperlukan agar kue  yang Anda buat Sukses!



3.       Pastikan Alat Telah Disiapkan

Cek ulang semua bahan dan alat yang diperlukan sebelum memulai membuat kue. Jangan sampai ditengah jalan pembuatan kue, Anda harus pergi ke minimarket untuk membeli sesuatu.


4.       Pastikan Bahan dalam suhu ruang

Seringkali dalam memasak, bahan dari kulkas langsung diolah.  Jangan lakukan hal tersebut dalam membuat kue. Beberapa bahan perlu ditempatkan dalam suhu ruang agar bisa bekerja. Jika ada beberapa bahan yang disimpan dalam lemari es, keluarkan dan diamkan dilemari atau meja dapur sampai bahan tersebut mencapai suhu ruang.


5.       Jika Perlu Oven, Panaskan Terlebih Dahulu

Penting untuk memanaskan oven sebelum memanggang adonan. Memanasakan adonan terlebih dahulu akan mengoptimalkan hasil kue yang dibuat. Panaskan oven minimal 15 menit pertama agar mencampai suhu yang diinginkan. Saat adonan sedang dipanaskan, jangan terlalu sering membuka oven.


6.       Pilih Sendok Kayu, Jangan Gunakan Mixer

Saat membuat kue, tentunya Anda perlu mencampurkan tepung atau bahan lainnya kedalam adonan. Nah, dalam mencampurkan kedua bahan tersebut ternyata penggunaan alat juga berpengaruh ! Pilihlah sendok berbahan dasar kayu karena dengan sendok kayu udara yang berada dalam adonan akan terperangkap dan tidak terbuang, sehingga adonan akan mengembang dengan sempurna.

Jangan sekali-kali menggunakan mixer untuk mencampur adonan. Penggunaan mixer akan membuat kue tidak mengembng karena mixer dapat melepas udara dalam adonan.


7.       Gunakan Alat Takar yang Tepat

Bahan-bahan yang diperlukan tentunya memiliki jenis yang berbeda, ada yang bubuk, cair ataupun kering. Dalam menakar bahan, gunakanlah alat takar yang tepat. Bahan cair sebaiknya diukur menggunakan gelas ukur. Bahan kering diukur mengunakan timbangan ataupun sendok ukur.


8.       Bahan Kering Diayak Terlebih Dahulu

Tepung, gula halus ataupun coklat bubuk sering digunakan dalam membuat kue. Sebelum mencampurkan bahan kering tersebut, ayaklah terlebih dahulu agar gumpalan-gumpalan bahan kering tidak ikut tercampur kedalam adonan. Sehingga tekstur kue yang didapat menjadi lebih baik.


9.       Perlu Lelehan Mentega? Ini Tips Melelekannya

Beberapa resep sering memerlukan lelehan mentega. Untuk melelehkan mentega atau margarine gunakanlah api kecil. Margarine atau mentega ini tidak membutuhkan waktu yang lama untuk meleleh. Jika sudah meleleh, segera angkat dan diaduk lalu diamkan hingga dingin. Jangan mencampur lelehan mentega saat masih panas! Dan saat mencampur, tuangkan lelehan mentega secara perlahan sambil tetap mengaduk adonan.


10.   Campurkan Bahan Satu per Satu

Seringkali kita mencampurkan bahan sekaligus ataupun tidak mengikuti aturan dalam resep. Baca resep dengan teliti agar mengetahui bahan apa yang harus di campur terlebih dahulu. Karena setiap bahan memiliki sifat yang berbeda-beda :D


11.   Siapkan Timer

Setiap proses tentu meminta waktu proses. Sebaiknya pasang timer sebagai penanda kapan harus selesai mengerjakan suatu proses.









Rabu, 01 November 2017

Resep Oreo Cheese Cake Super Enak - ANTI GAGAL ! (No Baked & No Steamed)

November 01, 2017 0 Comments
"Diputer, Dijilat, Dicelupin"
Siapa sih yang nggak suka oreo? 
Yap, OREO salah satu biskuit coklat yang paling digemari. Biskuit ini berwarna hitam dan saat dibuka munculah si krim putih yang yummy! Oreo mudah ditemui di toko-toko maupun warung. Selain dijadikan cemilan, Oreo kerap dijadikan berbagai olahan makanan nih! Contohnya milkshake Oreo, Pancake Oreo, Oreo Pops sampai Oreo Cheese Cake!
Dari baca nama makanannya sudah bikin ngiler ya?Ingin coba buat tapi takut gagal dan tidak punya alat-alat ?
Tenang, disini saya akan membagikan cara membuat oreo cheese cake yang super enak dan anti gagal, tanpa oven dan tanpa di kukus. Wajib banget buat dicoba!

RESEP OREO CHEESE CAKE SUPER ENAK - ANTI GAGAL(NO BAKED& NO STEAMED)



Siapa sih belum kenal Cheese Cake? Sesuai dengan namanya cake ini bahan utamanya adalah keju. Tekstur cheese cake yang lembut dipadu dengan rasa dari keju yang dijamin bikin mulut pingin ngunyah terus. Gimana kalo ditambah oreo ya? dijamin deh pecahh dimulut!

FYI, Pertama kali saya buat cake ini awalnya coba-coba doang. Sudah harap-harap cemas karena takut gagal. Tapi setelah cake nya jadi, rasa cemas terbayar rasa puas. Nikmatnya terlalu nikmat! 

Oreo cheese cake ini mudah banget untuk dibuat dan bahannya juga tidak terlalu banyak. Oke kita langsung simak resep dibawah ini ya:)

Bahan I : Oreo Crust 
  • 24 Biskuit Oreo (Optional; bisa ditambah atau dikurang sesuai selera)
  • 3 sdm margarin, lelehkan
Bahan II : Cheese cake
  • 230 krim keju
  • 100 g gula halus
  • 1 sdt vanilla
  • 230 whip cream
Bahan III: Topping
  • sesuai selera

Cara Membuat:
  1. Siapkan loyang sebagai cetakan cake. Lapisi loyang dengan aluminium foil terlebih dahulu. Tips: Ingat melebihkan panjang aluminium foil kurang lebih 5 cm diluar loyang, ini berfungsi untuk mengangkat kue dari loyang.
  2. Hancurkan biskuit oreo terlebih dahulu sehingga menjadi bubuk halus.
  3. Campurkan bubuk oreo dengan margarin yang sudah dilelehkan. Kemudian tuang campuran bahan tersebut kedalam loyang yang sudah disiapkan. Tekan hingga permukaan campuran bahan menjadi rata. Sisihkan.
  4. Dalam mangkuk lain, haluskan  krim keju selama tiga menit. Tips: Bisa menggunakan mixer untuk mempermudah. Kemudian masukan gula dan vanilla secara bergantian, aduk hingga merata. Terakhir masukan whip cream dan aduk menggunakan spatula hingga adonan tercampur rata.
  5. Tuang adonan ke dalam loyang yang telah berisi dasar oreo, ratakan permukaannya. 
  6. Tutup loyang yang telah berisi adonan dengan kain bersih dan masukkan ke dalam  kulkas. Diamkan kurang lebih selama tiga jam.
  7. Sebelum disajikan, keluarkan kue dari loyang. Dan berikan toping diatasnya.
  8. Oreo Cheese cake siap untuk disajikan!

Senin, 30 Oktober 2017

Wajib Punya! Ini Dia Peralatan Untuk Membuat Kue

Oktober 30, 2017 0 Comments

Peralatan Membuat Kue

Membuat kue itu menyenangkan. Hampir setiap orang ingin mencoba untuk membuat kue. Membuat kue seolah menjadi tantangan tersendiri bagi setiap orang, terutama wanita. Kadang membuat kue terdengar gampang, banyak tutorial yang tersebar, dan bahannya mudah dicari di toko. Namun sejatinya membuat kue tak segampang itu. Selain bahan, dan langkah pembuatannya meminta banyak perhatian, alat dan bahan yang digunakan pun harus di perhatikan. Karena kenapa? coba saja Anda mengocok telur dan gula menggunakan garpu yang seharusnya digunakan mixer? tentu hasilnya akan berbeda kan. Mungkin kue yang Anda buat jadi , namun tidak sempurna dirasa.
Ketika berhasil membuat kue yang enak, tentunya kita akan bangga, puas dan senang sehingga tertarik untuk membuat kue lagi, walaupun masih banyak kesulitan yang akan dihadapi. Nah meminimalisir kegagalan, berikut ini beberapa peralatan yang wajib dimiliki supaya proses membuat kue jadi lebih lancar dan nyaman.
source : http://www.emac-projects.org/wp-content/uploads/2017/02/The-cooking-baking-tools.jpg



Peralatan yang wajib punya, sebelum membuat kue!



1. Mixer
Sesuai dengan namanya, mixer merupakan alat mekanis yang mempunyai fungsi untuk memadukan bahan-bahan sehingga membentuk adonan. Dalam dunia kue, mixer merupakan alat yang penting dan wajib dimiliki. Kenapa demikian? Karena dengan mixer, proses pencampuran bahan menjadi adonan lebih mudah ,efesien waktu dan tenaga dan menjaga adonan tetap higienis.
Tidak perlu mixer yang harganya mahal kok! Cukup dengan handheld mixer yang harganya relatif murah, kalian bisa memulai untuk membuat kue. Mixer juga sudah sangat mudah ditemui di toko-toko.

2. Spatula
supaya adonan tercampur rata, Anda juga perlu bantuan spatula untuk mengaduknya. Spatula hadir dengan berbagai bahan, mulai dari plastik, kayu, hingga logam. Spatula juga banyak macamnya. Khusus untuk membuat kue, pilihlah spatula berbahan plastik/karet. Spatula berbahan plastik/karet ini umunya fleksibel dan tidak mudah patah.


Selain untuk mencampur adonan, spatula juga berfungsi untuk membersihkan adonan yang menempel pada wadah dan untuk meratakan adonan dalam loyang sebelum dipanggang.


Spatula Frosting







Selain spatula plastik yang digunakan untuk mengaduk adonan. Kadang membuat kue juga membutuhkan Spatula Frosting. Apa itu spatula frosting?

Setelah kue dipanggang, seringkali kue dihias menggunakan berbagai jenis icing dan frosting. Spatula ini digunakan saat mengaplikasikan icing dan frosting ke kue. Spatula ini lebih terlihat seperti pisau palet. Penggunaan spatula ini sangat fleksibel, dan biasanya terbuat dari logam tipis dengan gagang pegangan. Spatula ini memiliki beragam ukuran, namun memiliki fungsi yang sama untuk mengaplikasikan icing dan frosting.





3. Mixing Bowl



Dalam membuat kue tentunya membutuhkan sebuah wadah untuk mencampur bahan-bahan. Inilah fungsi dari mixing bowl. Mixing bowl yang baik umumnya terbuat dari bahan stainless steel. Namun, wadah bisa disesuaikan dengan yang Anda punya didapur. Yang terpenting adalah jangan lupa enjaga kebersihan mixing bowl Anda sebelum menggunakannya.



4.Alat Ukur ; Timbangan/Sendok Ukur/Gelas Ukur


Salah satu kunci dalam kesuksesan membuat kue adalah takaran bahan yang pas dengan resep yang digunakan. Kue seringkali 'Gagal' karena si pembuat berani coba-coba menakar bahan berdasarkan feeling. Itu sebabnya saat membuat kue kita memerlukan timbangan.




Alat ukur ada yang berbentuk timbangan, sendok ukur, maupun gelas ukur. Alat-alat ini memudahkan saat menakar berapa adonan secara spesifik berdasarkan satuannya; gram, sdt, dm, cup,ml ataupun cc. Fungsinya sama yaitu untuk membantu mengukur bahan-bahan sesuai dengan ketentuan pada resep.











5.Ayakan
 
 Sesuai dengan namanya, ayakan memiliki fungsi untuk mengayak bahan-bahan kering menjadi lebih halus. Kue umumnya terbuat dari tepung, untuk menghasilkan tekstur kue yang sempurna maka dibutuhkanlah ayakan untuk membebaskan tepung atau bahan bubuk lainnya dari gumpalan-gumpalan.
 
6.Loyang
Umumnya loyang kue berbentuk bulat atau persegi. Namun, terdapat bermacam jenis loyang dengan ukuran yang berbeda. Tapi Anda tidak perlu membeli semua jenis loyang kok! Untuk mengawali dunia kue Anda, cukup miliki loyang yang sesuai dengan kebutuhan dan yang terpenting pilih loyang yang muat kedalam oven anda!
 
7.Whisk


Whisk atau alat pengocok ini fungsinya hampir sama dengan mixer. Lalu apa bedanya?


Bedanya whisk ini digunakan untuk mengolah adonan yang lebih ringan seperti kocokan putih telur. Selain itu whisk digunakan secara manual menggunakan tangan. Whisk berbentuk bulat dan terdiri dari banyak jalinan kawat. Whisk yang baik ialah whisk yang memiliki banyak jalinan kawat. Banyaknya jalinan kawat akan meningkatkan kualitas adonan karena banyak udara yang masuk.



8.Oven



Kue tidak akan pernah jadi kalau adonannya tidak dipanggang.


Umumnya , sebagian besar kue dimasak dengan cara dipanggang. Jadi bisa dikatakan barang utama yang wajib dimiliki adalah oven. Walaupun tidak semua kue dipanggang, tapi hampir sebagian besar kue dibuat dengan cara dipanggang dalam oven. Tidak harus oven listrik, anda juga bisa menggunakan oven kompor.


Dalam memanggang kue, suhu dalam oven penting untuk diperhatikan.Saat mulai membuat kue, supaya hasilnya sempurna, panaskan terlebih dahulu oven sampai ketentuan panas yang dikehendaki di dalam resep. Jika menggunakan oven yang ditaruh di atas kompor, untuk mengetahui suhunya, Anda perlu membeli termometer khusus. Panggang kue sesuai waktu di resep. Pastikan selalu bahwa Anda melihat waktu agar kue tidak gosong.



9. Kukusan

  

Walaupun sebagian besar kue dipanggang, ada juga beberapa kue yang dimasak dengan cara dikukus. Umumnya kue kukus teksturnya akan lebih halus. Dalam mengukus kue, jumlah air dan besar api kompor juga harus diperhatikan!


10.Kertas Roti


Seringkali saat memanggang kue, kue sulit untuk dikeluarkan karena menempel di loyang. Untuk mengatasi hal itu, gunakan kertas roti sebagai alas loyang. Kertas roti juga berfungsi sebagai alas menggulung kue atau alas kemasan kue.




11.Kuas


Kuas yang dimaksud bukan kuas melukis apalagi kuas mengecat. Kuas yang dimaksud adalah kuas khusus baking yang biasanya berbahan silikon atau nilon halus. Buat apa sih?Kuas disini tentunya berfungsi untuk mengoles, mengoles margarin, putih atau kuning telur, garnish ataupun cream untuk menghiasi kue.

 12. Rolling Pin

Ada masanya kita harus memipihkan adonan. Nah, untuk menipiskan adonan Anda perlu Rolling Pin.


Rolling pin terbuat dari berbagai jenis bahan seperti marmer, kayu, stainless steel, dan lain-lain. Yang paling sering digunakan adalah rolling pin kayu karena sangat praktis dan agak berat. Tetapi biasanya adonan akan lengket jika ditipiskan menggunakan rolling pin kayu.Tapi kalau memang sudah kepepet dan belum punya, anda bisa memipihkan adonan dengan botol sirup.


13.Rak Pendingin

Rak pendingin untuk kue bukan rak besar seperti rak makan, ya. Umumnya rak pendingin kue hanya berupa lingkaran atau persegi dengan besi/ kawat berbentuk garis atau kotak. Ukuranya beragam dari kecil maupun besar. Fungsinya sesuai dengan namanya, yaitu untuk meletakkan kue yang baru diangkat  dari oven supaya cepat dingin.


Itulah tadi alat-alat yang sering digunakan dalam membuat kue. Untuk Anda yang newbie atau pemula , tidak harus memilikinya langsung kok! Anda bisa memilikinya one by one sesuai dengan prioritas Anda. 
Penting untuk selalu ingat untuk menjaga kebersihan alat-alat yang Anda miliki.